Selasa, 24 Mei 2016

Puisi Sastra



Cipt. Anik Agustin
My puisi
Pahlawanku
Ditepi jalan yang geretak
Tertumpang tindih mayat-mayat bergelimpangan
Gemelucur darah-darah berserakan
Menghanyutkan pelipur lara, duka yang mendalam
Tulang-tulang berhamburan
Seolah menjadi bukti, saksi nyata
Pengabdianmu........
Pada negeri pertiwi ini
Serentak langkahmu terhenti
Menjemu.........
Setiap jemari landasmu
Kobaran api semangatmu
Yang kini, telah memudarkan seribu harumnya bunga
Menitik tinta hitam
Sehingga angkau gugur
Pembelanmu..........
Penegasan tutur katamu
Sekarang menjadi lintasan debu yang bergulir
Disehelai kertas kelabu

0 komentar:

Posting Komentar