Cipt. Anik Agustin
My puisi
Pahlawanku
Ditepi jalan yang geretak
Tertumpang tindih mayat-mayat bergelimpangan
Gemelucur
darah-darah berserakan
Menghanyutkan
pelipur lara, duka yang mendalam
Tulang-tulang
berhamburan
Seolah
menjadi bukti, saksi nyata
Pengabdianmu........
Pada
negeri pertiwi ini
Serentak
langkahmu terhenti
Menjemu.........
Setiap
jemari landasmu
Kobaran
api semangatmu
Yang
kini, telah memudarkan seribu harumnya bunga
Menitik
tinta hitam
Sehingga
angkau gugur
Pembelanmu..........
Penegasan
tutur katamu
Sekarang
menjadi lintasan debu yang bergulir
Disehelai
kertas kelabu






0 komentar:
Posting Komentar